Madu menjadi Primadona dikala Pandemi

Madu merupakan cairan kental dengan rasa manis berasal dari nektar yang dikumpulkan oleh lebah. Media pembawa satu ini memiliki banyak manfaat bagi tubuh, antara lain meningkatkan imunitas, menangkal radikal bebas, menurunkan tekanan darah, menjaga kolesterol darah, dan lain lain. Tak heran madu menjadi primadona terlebih saat pandemi.

Selasa (29/06), Karantina Pertanian Jambi telah melalulintas madu dengan frekuensi 1139 kali selama enam bulan, dengan jumlah total 3,8 ton ke 182 daerah di seluruh Indonesia. Frekuensi tersebut meningkat dibandingkan tahun lalu.

Madu yang dilalulintaskan tersebut telah dilakukan pemeriksaan organoleptik seperti bau, konsistensi dan warna. “Madu-madu yang telah diperiksa sesuai, baik dan layak untuk dilalulintaskan”, ujar Yuliana selaku pejabat karantina hewan.

Kepala Karantina Jambi, Turhadi Noerachman menyampaikan Jambi memiliki potensi besar sebagai pemasok madu untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. “Meningkatnya lalulitas madu menandakan adanya potensi yang harus dikembangkan baik untuk kebutuhan dalam dan luar negeri”, ujar Turhadi.

#laporkarantina

#KarantinaPertanianJambi