Makanan Beku Asal Hewan Digagalkan Masuk Jambi

Era digital mempengaruhi berbagai aspek kehidupan masyarakat, termasuk kebiasaan belanja. Saat ini, masyarakat Indonesia hanya perlu menggunakan gawai untuk mendapatkan barang yang diinginkan melalui transaksi jual-beli online, tanpa harus bertemu langsung dan menghabiskan banyak waktu. Komoditas pertanian pun tidak luput dari transaksi jual-beli online ini.

Minggu (07/02), Karantina Pertanian Jambi mendapatkan pemasukan media pembawa asal hewan melalui kargo Bandara Sultan Thaha yang tidak disertai sertifikat sanitasi produk hewan (KH12) dari daerah asal. Pejabat Karantina Hewan yang bertugas saat itu melakukan penahanan terhadap media pembawa dengan disaksikan oleh pihak ekspedisi dan pemilik media pembawa.

Adapun media pembawa tersebut berupa daging sapi beku 12 kg, bakso sapi 1,5 kg, serta siomay ayam 0,5 kg. Menurut keterangan pemilik, media pembawa dibeli melalui situs jual beli online untuk dikonsumsi pribadi. Pemilik juga menyebutkan bahwa pihaknya dan juga pihak penjual belum paham adanya peraturan karantina yang mengharuskan adanya sertifikat karantina untuk pengeluaran dan pemasukan media pembawa produk hewan.

Maulana selaku Dokter Hewan Karantina yang bertugas memberikan penjelasan tentang tindakan penahanan media pembawa tersebut kepada pemilik dan memintanya untuk melengkapi dokumen persyaratan. “Pemilik barang sangat kooperatif saat dimintai keterangan. Sosialisasi terkait prosedur karantina produk hewan juga disampaikan,” tutur Maulana.

Pemilik mengatakan bahwa pihaknya tidak dapat melengkapi dokumen persyaratan dan setuju untuk dilakukan tindakan penolakan oleh Karantina Pertanian Jambi. “Saya beli barang ini melalui situs online, jadi status transaksinya putus sehingga tidak bisa kalau harus melengkapi dokumen persyaratan yang diminta,” ujar pemilik.

Karantina Pertanian Jambi mengeluarkan KH9 untuk tindakan penolakan dan ikut mengawal pengiriman media pembawa kembali ke Jakarta di hari yang sama. Proses pengiriman dilakukan dengan menggunakan jasa ekspedisi.

#PatuhKarantina

Leave A Reply